Monday, December 11, 2006

Hujan

Wah...lagi ujan nih. Aku suka banget kalo ujan, rasanya adem dan seneng lihatin air berjatuhan. Gak enaknya kalo gak ada kendaraan dan mesti melintasi hujan, basah deh... dan kotor dong, secara Jakarta adalah tempat sampah terbesar di dunia [menurut aku loh].

Hm.... pengen pulang, trus di depan TV, makan bakso dan selimutan... itu paduan yang gak bagus ya.. :) tapi teteup aja gak bisa pulang, karena suami tercinta mau main bola dulu "badan sakit semua kalo gak main bola" hiiiiiiiiiiiiiiiiiii................ giliran aku mau pulang cepet pasangan gak mau ..... ya udah balik kerja lagi deh, sembari menikmati hujan.

Friday, October 27, 2006

Menanti (2)

Hahahaha seperti sinetron saja ada part 2 nya.

Aku lagi menanti nih, dalam ketidakpastian pula. Kabut begitu pekat, sampai ku tak bisa memandang jauh... huhuhuhuhu.... Menanti dalam kabut adalah hal yang begitu mendebarkan dan juga menyebalkan. Karena kabut asap ini begitu menyesakkan dada ... boong ding..ruang tunggu nya kan ber AC, mana mungkin asap masuk.

Yah.. begini lah nasib pemudik, aku sekarang terjebak di bandara karena kabut asap. Menunggu asap itu hilang, Nasib lah....tunggu aja angin datang. Berdasarkan petugas bandara "tidak bs dipastikan kapan bisa depart, menunggu asap hilang saja. Dan berdasarkan kemarin delay bisa 3 jam haaaaaa............." Aku semakin panik karena pesawat aku jam 6.55 am dan kalau delay berarti insyaallah berangkat 9.55 am trus sampe Jakarta 10.55 am tunggu barang keluar bisa setengah jam, trus aku mesti ngejar pesawat ke Denpasar jam 11.15 am.... whuaaaaa..... emang bisa check in?? Sekarang cuma bisa berdoa, semoga angin datang...sehingga delay tidak terlalu lama :(

Pemerintah sih santai aja, wong asapnya gak sampai Jakarta. Tapi apa mereka pernah berpikir bahwa sebagian besar penduduk Sumatera dan Kalimantan merasa tersiksa dan dirugikan dengan ulah sebagian kecil pengusaha dan orang2 yang tidak bertanggung jawab sudah melakukan pembakaran demi perluasan lahan mereka??? Ini juga PR yang masih belum dibereskan oleh pemerintah kita. Tolong didengar Bapak2 dan Ibu2 yang mengatur Indonesia, ngurus asap aja gak beres :(

Btw : Cerita tentang perjalananku menyusul ya

Monday, October 16, 2006

Menanti

Apa sih enaknya menanti. Ada juga malah bosen, jengkel dan ujung2nya jadi bete. Aku paling males disuruh nunggu, maunya aku yang ditunggu..... ah memang lah egois banget!!! Cuma sejalan dengan umur yang tambah tua (iya gak sih...) aku jadi lebih menyadari ternyata menanti itu enak juga -asal dinikmati aja-, karena rasanya deg2an ya... sejuta rasanya dan gak bisa diceritakan. Apapun jenis penantian itu. Walau kadang penantian itu hasilnya tidak sesuai dengan keinginan alias mengecewakan tetapi aku kadang masih teteup dan kekeuh pengen bisa, ya...teteup aja berharap semoga ada keajaiban yang bisa terjadi supaya penantian ini berakhir dengan kebahagiaan [ah...itu mah ngimpi ya...atau gak terima kenyataan...atau.......)

Seingat aku, aku selalu gak sabar untuk menanti. Maunya mengejar ...weleh...cewek kok mengejar ya.. tentunya sesuatu yang ditargetkan dong. Berdasarkan logika, sesuatu itu bisa dicapai asal kita berusaha sepenuh hati. Tetapi dalam kehidupan ini, life is not worked out just the way you think or want. Kadang target udah setinggi langit ternyata perjalanannya juga panjang banget jadi gak sampe2. [ops... aku ngelantur yah...maklum deh, udah tua...]

Kembali ke MENANTI..... apa sih sebenarnya yang layak untuk dinantikan..??? berdasarkan yang aku rasakan ternyata menanti itu paling enak ketika merasakan prosesnya. Di mana semuanya ada dalam kondisi yang tidak pasti, sehingga aku terpacu untuk berbuat yang terbaik dalam penantian aku itu. Ketika sesuatu yang dinanti sudah diperoleh ternyata, kenikmatannya tidak sebanding dengan prosesnya. Rasanya gitu2 aja deh... anti klimaks katanya. Ada hukum ekonomi yang menjelaskan tentang ini kalo gak salah 'diminishing return'....??? Ternyata menanti juga tergantung ya..bisa short term bisa juga long term.....flexible banget deh.

Selain itu menanti juga bisa untuk apa saja. Bisa menanti jemputan, teman, sahabat, kekasih, gaji, ..........etc..etc... masih banyak hal yang bisa kita nantikan. Dulu sekali, aku menanti kapan masuk kuliah ya....ketika sudah kuliah aku menanti kapan kerja ya.... ketika sudah kerja, aku menanti kapan aku bisa kerja di perusahaan 'ITU' dan dilanjutkan kapan ya Prince Charming aku datang menjemput dan kapan2 lainnya. Perasaan terluka ketika menyadari bahwa kapan itu ternyata hanya jadi sekedar kata 'kapan' karena aku sudah 'membiarkan' peluang yang sudah ada. Saat ini aku masih tetap menanti... kapan ya aku bisa seperti yang dulu??? Ih gak mungkin banget gak sih.....

Yang pasti sih....aku masih menanti "Kapan Allah SWT memberi kepercayaan kepada Kami???"

Buat temanku yang pernah 'muarah besar' .... "Kapan dong kamu temenan lagi ama aku???"

Sunday, October 15, 2006

Rencana Tuhan Pasti Indah

Ketika aku masih kecil, waktu itu ibuku sedang menyulam sehelai kain. Aku yang sedang bermain di lantai, melihat ke atas dan bertanya, apa yang ia lakukan. Ia menerangkan bahwa ia sedang menyulam sesuatu di atas sehelai kain. Tetapi aku memberitahu kepadanya, bahwa yang kulihat dari bawah adalah benang ruwet.

Ibu dengan tersenyum memandangiku dan berkata dengan lembut: "Anakku, lanjutkanlah permainanmu, sementara ibu menyelesaikan sulaman ini; nanti setelah selesai, kamu akan kupanggil dan kududukkan di atas pangkuan ibu dan kamu dapat melihat sulaman ini dari atas."

Aku heran, mengapa ibu menggunakan benang hitam dan putih, begitu Semrawut menurut pandanganku. Beberapa saat kemudian, aku mendengar suara ibu memanggil; " anakku, mari kesini, dan duduklah di pangkuan ibu. "

Waktu aku lakukan itu, aku heran dan kagum melihat bunga-bunga yang indah, dengan latar belakang pemandangan matahari yang sedang terbit, sungguh indah sekali. Aku hampir tidak percaya melihatnya, karena dari bawah yang aku lihat hanyalah benang-benang yang ruwet.

Kemudian ibu berkata:"Anakku, dari bawah memang nampak ruwet dan kacau, tetapi engkau tidak menyadari bahwa di atas kain ini sudah ada gambar yang direncanakan, sebuah pola, ibu hanya mengikutinya. Sekarang, dengan melihatnya dari atas kamu dapat melihat keindahan dari. Apa yang ibu lakukan.

Sering selama bertahun-tahun, aku melihat ke atas dan bertanya kepada Allah; "Allah, apa yang Engkau lakukan? " Ia menjawab: " Aku sedang menyulam kehidupanmu." Dan aku membantah," Tetapi nampaknya hidup ini ruwet, benang-benangnya banyak yang hitam, mengapa tidak semuanya memakai warna yang cerah?"

Kemudian Allah menjawab," Hambaku, kamu teruskan pekerjaanmu, dan Aku juga menyelesaikan pekerjaanKu di bumi ini. Satu saat nanti Aku akan memanggilmu ke sorga dan mendudukkan kamu di pangkuanKu, dan kamu akan melihat rencanaKu yang indah

PS : Untuk sahabat tersayang yang sudah mengirimkan email ini ke aku beberapa tahun yang lalu. Ma kasih ya......I miss you so much :)

Celine mania...

Wish I could be the one
The one who could give you love
The kind of love you really need
Wish I could say to you
That I'll always stay with you
But baby that's not me
You need someone willing to give their heart and soul to you
Promise you forever, baby that's something I can't do
Oh I could say that I'll be all you need
But that would be a lie
I know I'd only hurt you
I know I'd only make you cry
I'm not the one you're needing I love you, goodbye
I hope someday you can
Find some way to understand I'm only doing this for you
I don't really wanna go
But deep in my heart I know this is the kindest thing to do
You'll find someone who'll be the one that I could never be
Who'll give you something better
Than the love you'll find with me
Oh I could say that I'll be all you need
But that would be a crime
I know I'd only hurt you
I know I'd only make you cry
I'm not the one you're needing
I love you, goodbye
Leaving someone when you love someone
Is the hardest thing to do
When you love someone as much as I love you
Oh, I don't wanna leave you
Baby it tears me up inside
But I'll never be the one you're needing
I love you, goodbye
Baby, it's never gonna work out
I love you, goodbye

Saturday, October 14, 2006

Renungan Ramadan

Ini cerita yang aku dapet dari blog-nya temen, sengaja dicopy-paste plek-plek, abis seneng bacanya. Mengingatkan saja, kalo manusia itu memang setengah 'setan' hehehe.... Untuk lengkapnya gini nih tulisan temen itu atau kalo ada yang mau liat2 blognya juga boleh ya Lulla, klik aja langsung di sini

Sebenarnya sih tulisan itu mungkin biasa aja buat orang lain yang baca, tetapi buat aku...aduhhh so touchy bgt, reminds me of his speech a few months ago. Yang awalnya menurut aku kok kayak orang tua banget ya... tapi kalo dipikir2 emang bener. Dan yang cukup bikin surprised, I read that in Lulla's blog!!! Wah... .... kebetulan banget. Oke lah...............

Ini tulisan yang aku sadur itu :

Q : mana yang lebih baik … orang Islam yang tidak mengerjakan kewajibannya sebagai org Islam, atau pemeluk agama lain yang sgt taat, berbudi dan welas asih? Pertanyaan ini timbul krn terkadang saya menganggap bahwa awalnya kita beragama krn orang tua kita, kalo ortu kita Islam ya kita pasti diajarin Islam, kalo Kristen ya kristen … Tp org kan dikasi hidayah? … muncul satu prtanyaan lg, knp ga semua org dikasi hidayah? Kok milih2?

A : dia menerangkan dr awal bgt, bahwa kewajiban seorg muslim stlah mengucapkan 2 kalimat syahadat adalah sholat. Sholat itu tiangnya agama, apabila baik sholatnya baiklah seluruh amalannya, apabila buruk sholatnya buruklah segala amalannya … dia menganalogikan sholat sebagai angka 1 … lalu amalan lainnya sbagai angka 0 (nol). Begitu seorg muslim yg solatnya baik dpt angka 1, tambah amalan puasa dpt angka 0 , direndengkan dgn angka 1 jadi 10. Tambah amalan zakat, dpt 0 lg, direndengkan lg jadi 100, lalu naek haji dpt 0 lg jadi 1000 dst …. Tambah amalan2 lain 00000 jadi 10000000, tetapi bgitu solatnya buruk, si angka 1 yg di depan jadi hilang … jadilah si amalan2 lainnya tinggal brupa angka 00000000000000000000000000 atau nol besar. Ya ya ya …. Trs dilanjutkannya, celakalah orang2 yang kafir … tetapii lebih celakalah org2 yang munafik krn mereka telah mendustakan agama …

Q : Astafirullah, jgn2 saya termasuk krn biar pun saya org Islam tapi saya juga belum berhenti melakukan dosa. Bisikan setan memang sering kali tak tertahankan, seringkali pula kita memberi pembenaran bahwa kita hanyalah manusia yang lemah … tapi benarkan kita lemah? Katanya setan dibelenggu waktu Ramadhan … tp kenapa kita masih aja bikin dosa atau mangkir dr puasa disaat Ramadhan? Digoda syaiton? Kan doski lg dirantai … berarti setannya kita sendiri dong?

Hah....memang lah, sebenarnya yang harus dilawan adalah syetan yang ada di dalam diri kita, bukan di luar diri atau malah orang lain yang berbeda pemahaman dengan kita. Suatu renungan yang sebenarnya banyak orang tau tapi tidak dimengerti dan dipahami. Dari pembicaraan di atas apa sebenarnya jawaban dari pertanyaan itu? ah..itu sih kembali ke diri masing2 individu untuk mengartikannya seperti apa ...

Saturday, September 23, 2006

Menjelang puasa pertama

Gak tau kenapa kok mall, pasar, supermarket, minimarket atau apapun lah namanya tempat belanja kok rame banget akhir2 ini. Udah seminggu ini aku perhatiin, carrefour dan giant rame banget. Ada apa ya?? Akhirnya baru ketahuan bahwa keluarga2 yang belanja itu mempersiapkan kedatangan bulan puasa

Untuk keluarga baru seperti aku, agak mengherankan juga kenapa menyambut puasa dengan memborong sembako ya? Kan walaupun puasa tetep aja belanja jalan terus, dan aktivitas berjalan seperti biasanya. Gak berbeda cuma harus sahur, menjaga diri dan niat, dan juga ada taraweh [yang mana ini kan ibadah sendiri - individu kepada Allah SWT]. Kenapa harus bikin pusat perbelanjaan jadi rame dan jalan jadi macet terus. Ini yang masih belum terpecahkan sama aku. Gak masuk akal aja mau puasa seperti mempersiapkan diri menghadapi perang yang mana ransum makanan harus mencukupi. Lucu ya....

Hari ini, sabtu kesekian suami tercinta ku masuk kerja. Memang sejak pindah bagian, Suamiku ini jadi sering masuk hari sabtu. Memang apa enaknya ya masuk hari sabtu. Toh mending liat istrinya yang bawel daripada liatin anak buah dan bos kan... Tapi namanya juga kewajiban, mau gimana lagi ya... Karena suami gak ada di rumah aku jadi punya waktu untuk merenung. Kalo orang lain menyambut bulan puasa dengan belanja, aku sih jadi banyak mikir aja. Apa yang sudah lewat, dosa apa saja yang sudah menumpuk dan apa sih yang sudah aku kerjakan untuk Dia.....?? Jawabannya kok masih dikit ya, aku masih lebih banyak mengejar dunia daripada bekal aku untuk menghadapi Dia. Ih...syerem ya... Astagfirullah....aku kurang banyak bersyukur ya. Hasil renungan ini juga membuat aku jadi ingin berbuat lebih untuk Nya. Walaupun disela2 renungan itu aku juga masih punya hutang untuk beberapa hal yang sampai saat ini I cant deal with it. Aku masih gak bisa memaafkan beberapa kenalan masa lalu aku, aku juga masih harus banyak minta maaf terhadap seseorang di masa lalu itu dan aku juga masih harus banyak memohon ampunan Nya atas apa yang sudah aku lakukan di masa lalu juga. Ya Allah.....terimalah amal ibadahku dan ingatkan aku selalu supaya aku selalu berada di jalan Mu ya Allah. Engkau Maha Mendengar dan Mengetahui. Untuk semua saudara, teman ataupun kenalan aku yang membaca please forgive all my fault. May GOD always be with us. Mom.. I Miss you so much, forgive me because used to argue and never listen to you. Hope you are rest in peace and GOD please ...please...take her to be your angel.

Selamat menjalankan ibadah puasa, semoga kita bisa mensucikan diri dengan selalu mendekatkan diri pada Allah SWT. Amin.

Wednesday, September 20, 2006

Kantor ku dan kantor suamiku

Bedanya kantorku dengan kantor suamiku adalah ke-fleksibel-annya. Yang satu kantor dengan American culture dan satu lagi Japanese culture. Kantorku yang gak terlalu ngurusin disiplin, jam kerja atau pakaian, yang mana kita bisa ngatur sendiri asalkan elu-tau-diri-dan-kerjaan-elu-bisa-selesai-tepat-waktu-plus-revenue-bisa-achieve.

Dibandingkan dengan kantor suamiku yang kolot-jam-kerja-mesti-tepat-gak-boleh-telat-semenitpun dan begitu terikat dan dedikasi dengan kantor itu tinggi banget, yang mana bikin aku sebel banget karena segitu gak fleksibel-nya jd kesannya kita hidup untuk kantor. Sudah sering aku meminta, memohon dan akhirnya memaksa suami tercinta itu pindah kerja, tapi kok ya sepertinya suamiku udah keburu cinta dengan kantor itu jadi berkesan benci tapi rindu gitu loh, dengan bos nya yang kaku dan jepun2 itu. Kekesalan aku gak bisa diomongin lagi ketika rencana jalan2 yang sudah direncanakan hampir tidak jadi terlaksana, padahal duit tiket, hotel dan lain udah dibayar sebulan yang lalu, hanya karena kantor suamiku tercinta itu tidak memperbolehkan karyawannya cuti setelah lebaran. ah......shut, aturan dari mana pula itu. Kesebelan akhirnya rada berkurang setelah suamiku itu merayu2 direkturnya untuk dapet cuti walaupun tidak seperti yang direncanakan. Dikasih juga akhirnya, dan kami tetep harus me-reschedule dan nambah duit lagi supaya bisa pulang pada tanggal yang ditentukan.

Selain itu yang membedakan adalah kedisplinan dalam hal absensi. Aku gak habis pikir kalo orang hanya dilihat dari absensinya aja. Sudah kejadian kalo suamiku itu gak jadi pergi ke Jepun karena dia telat selama beberapa hari tahun lalu. Hah...heran aja, untuk mendapatkan promosi tidak dilihat dari seberapa bagus prestasinya, tapi dari absensinya. Yang jadi gak enak adalah aku, karena SUAMI AKU ITU SERING TELAT GARA2 NUNGGU AKU YANG EMANG LELET. Maafin aku ya sayang.....

Setelah beberapa kejadian yang gak enak dari kantor suami, akhirnya suamiku berkeputusan bahwa harus cari kantor lain nih, yang bisa seperti kantor istrinya [dalam hal ini adalah aku]. Dan mulai minggu ini, suamiku jadi punya janji bahwa dia akan dapet kantor yang lebih fleksibel dan amplop yang juga lebih tebal. Doain ya semoga tercapai.

Monday, September 11, 2006

Rasanya..

Enak juga bisa mengisi blogger di kantor...Hah kok bisa??? Awalnya dari rasa iseng aja, bisa gak ya blogger di akses dari kantor. Ternyata bisa ya....aneh juga dengan segala macam link yang restricted, ternyata blogger bisa lolos. Apa orang IT-nya juga doyan nge-blog ya?? Ntah lah, cuma dengan ini mungkin aku bakal bisa rajin ngisi.

Hari ini gak tau kenapa, kok jalanan macet banget. Waktu tempuh dari rumah yang seharusnya 45 menit - 1 jam bertambah jadi 2 jam...huah. Sampe ngantuk gue ilang. Abis udah tidur, bangun, tidur lagi dan bangun lagi ternyata belum sampe juga. Dalam hati cuma bisa membayangkan indahnya Jabotabek seandainya SAUM sudah diterapkan.

Datang ke kantor dengan kondisi bangun tidur dan terjebak perjalanan rumah-kantor yang panjang bisa membuat mood kerja jadi turun. Sehingga di kantor lebih diisi dengan browsing dan browsing apa saja. Diawali dengan keisengan membuka situs2 yang diaggap restricted ternyata ada berkahnya juga. Jadi tau kalo blogger ternyata not restricted di kantor aku. Hebat juga Om Blogger ini bisa melobi IT kantor.

Setengah hari diisi dengan kegiatan yang gak mutu [hm...apa nulis di blogger juga masuk kategori gak mutu ya...] akhirnya after lunch aku bisa mengumpulkan mood untuk 'beneran' kerja. Dan akhirnya malah pulang terlalu malam karena keasikan kerja.

Mungkin ini bisa jadi bahan renungan ya. Karena sebenarnya inti dari cerita ini adalah begitu banyak pemborosan yang ditimbulkan akibat kemacetan yang berawal dari tidak terencananya sistem transportasi Jabodetabek ini. Hallo Bapak-bapak para pejabat dan teman-teman ahli perencanaan, please deh.....dibenerin gitu, jangan proyek aja dong yang diurusin [atau kalo perlu buatlah rencana yang aplikatif itu to be part of your project...huh....]

Saturday, September 09, 2006

Ulang tahun

Apa yang diharapkan sih apabila kita ulang tahun? Tentu kado ya...tapi kok ya untuk sekarang ini jadinya kok tidak terlalu penting ya. Mau dikasih kado ya sukur...gak ya nggak apa2. Diingat aja sudah sukur deh ...:) Cuma buat aku, ada yang aku harapkan setelah berulang tahun di bulan September ini, gak muluk2 deh... Apa ya...itu loh, aku kok jadi pengen punya anak ya. Hm..kayaknya naluri ibu2nya udah mulai muncul nih. Kata suami doanya kurang banyak, jadi masih aja belum dapet. Hah..masa sih, padahal kan yang gak berdoa juga dikasih ya...hehehe..pikiran jelek deh...

Setelah setahun menikah, aku jadi makin tau kalo menikah itu ternyata enak ya...walaupun ada juga sih gak enaknya.Tau gini aku nikah muda deh hahahah...becanda....Sebenarnya menikah itu berat, banyak yang harus dimengerti karena kami kan dua orang yang berbeda tentu maunya juga beda. Untunglah suami ku adalah orang yang sangat sabar-mengerti-dan-mau-mengalah-dalam-kondisi-apapun walaupun sebenarnya dia adalah individu yang keras dan gak lembut loh, tapi kalo sudah dihadapan istrinya ternyata dia bisa begitu berbeda. Dan ini juga jadinya menular ke aku. Aku yang begitu-keras-kepala-dan-gak-mau-mengalah bisa lumer juga didepan suamiku. Itulah keajaiban pernikahan..aku yang doyan jalan dan gak bisa sebentar di rumah [dulu] bisa jadi orang rumahan yang doyan nonton tv. hahahah people changes ya....

Aku bersyukur, kami sudah banyak diberi kemudahan dan ketentraman oleh Allah SWT, walaupun sebenarnya masih aja kurang karena kami masih belum diberi kepercayaan untuk mendapatkan momongan :) ah.. manusiawi banget ya, gak pernah puas...tapi dengan demikian malah membuat kami jadi lebih kuat dan sabar :) tawakal lah...dan terus berusaha saja dan berdoa lagi, kami masih lebih beruntung daripada banyak orang lain.

Tanggal 2 september 2006 - adalah setahun pernikahan kami. Aku dibangunkan dari tidur dengan ciuman dan ucapan : 'selamat setahun pernikahan, i mau apa sayang?' aku cuma bisa menggumam karena masih ngantuk :) dan ketika sadar hatiku bilang aku gak minta apa2 karena permintaan aku semua sudah ada di kamu. "Terima kasih ya Allah, Engkau telah berikan kepadaku pasangan yang sangat menyayangi dan melindungi aku". Gak pernah aku mimpikan mempunyai suami yang seperti ini.

Bi, happy anniversary ya. I sayang banget ma bi, walaupun bi suka ngejengkelin dan bikin i sebel tapi i tahu bi maksudnya baik dan hanya ngejaga i aja. Maafin i sayang, karena suka ngambek dan cuekin bi :)