Saturday, September 23, 2006

Menjelang puasa pertama

Gak tau kenapa kok mall, pasar, supermarket, minimarket atau apapun lah namanya tempat belanja kok rame banget akhir2 ini. Udah seminggu ini aku perhatiin, carrefour dan giant rame banget. Ada apa ya?? Akhirnya baru ketahuan bahwa keluarga2 yang belanja itu mempersiapkan kedatangan bulan puasa

Untuk keluarga baru seperti aku, agak mengherankan juga kenapa menyambut puasa dengan memborong sembako ya? Kan walaupun puasa tetep aja belanja jalan terus, dan aktivitas berjalan seperti biasanya. Gak berbeda cuma harus sahur, menjaga diri dan niat, dan juga ada taraweh [yang mana ini kan ibadah sendiri - individu kepada Allah SWT]. Kenapa harus bikin pusat perbelanjaan jadi rame dan jalan jadi macet terus. Ini yang masih belum terpecahkan sama aku. Gak masuk akal aja mau puasa seperti mempersiapkan diri menghadapi perang yang mana ransum makanan harus mencukupi. Lucu ya....

Hari ini, sabtu kesekian suami tercinta ku masuk kerja. Memang sejak pindah bagian, Suamiku ini jadi sering masuk hari sabtu. Memang apa enaknya ya masuk hari sabtu. Toh mending liat istrinya yang bawel daripada liatin anak buah dan bos kan... Tapi namanya juga kewajiban, mau gimana lagi ya... Karena suami gak ada di rumah aku jadi punya waktu untuk merenung. Kalo orang lain menyambut bulan puasa dengan belanja, aku sih jadi banyak mikir aja. Apa yang sudah lewat, dosa apa saja yang sudah menumpuk dan apa sih yang sudah aku kerjakan untuk Dia.....?? Jawabannya kok masih dikit ya, aku masih lebih banyak mengejar dunia daripada bekal aku untuk menghadapi Dia. Ih...syerem ya... Astagfirullah....aku kurang banyak bersyukur ya. Hasil renungan ini juga membuat aku jadi ingin berbuat lebih untuk Nya. Walaupun disela2 renungan itu aku juga masih punya hutang untuk beberapa hal yang sampai saat ini I cant deal with it. Aku masih gak bisa memaafkan beberapa kenalan masa lalu aku, aku juga masih harus banyak minta maaf terhadap seseorang di masa lalu itu dan aku juga masih harus banyak memohon ampunan Nya atas apa yang sudah aku lakukan di masa lalu juga. Ya Allah.....terimalah amal ibadahku dan ingatkan aku selalu supaya aku selalu berada di jalan Mu ya Allah. Engkau Maha Mendengar dan Mengetahui. Untuk semua saudara, teman ataupun kenalan aku yang membaca please forgive all my fault. May GOD always be with us. Mom.. I Miss you so much, forgive me because used to argue and never listen to you. Hope you are rest in peace and GOD please ...please...take her to be your angel.

Selamat menjalankan ibadah puasa, semoga kita bisa mensucikan diri dengan selalu mendekatkan diri pada Allah SWT. Amin.

3 comments:

Unknown said...

The holy month of Ramadan
For all Muslims has begun.
Praising Allah through the day,
From dawn to dusk we fast and pray.
We pay zakah (charity) for those in need,
Trying hard to do good deeds.

When the sun has set, and day is done-
I’ll break this chain, but only one.
By the end of Ramadan,
It’s time for Eid and lots of fun!!!

Slamat Myambut Ramadhan & Take Care

Pojok Hablay said...

banyak yang belanja, karena takut harga naik, say. kalo cuman berdua, mungkin gak kerasa. kebayang gak kalo isi rumah elu lebih dari 5 orang, naik harga 10ribu perak untuk 1 item berasa bangetl oh

Reti said...

Hai Arie, met puasa juga ya!
btw, Mbak Inong itu temen blogger-ku, tulisannya asik2 dan lucu2, walau ga pernah ketemu. jadi sedih pas dia pergi.. :( Coba aja klik link-nya, menarik deh

sip, link dan sering2 mampir ya walau gue jarang update blog.

btw, Arie orang2 itu belanja byk bukan krn mo puasa jadi banyak makannya, tp lbh krn sebentar lagi harga2 naik jadi mahal! Hehe.. pembantu juga mo mudik jadi repot bo. Yah gue sih ga nyetok, da ga ada di jkt, hihi..